Selama mudik Lebaran, rumah akan ditinggalkan dalam keadaan kosong selama beberapa hari. Rumah yang kosong bisa memicu kekhawatiran tersendiri mengingat adanya potensi kejahatan seperti pencurian maupun perampokan. Selain potensi kejahatan, potensi bencana seperti kebakaran maupun banjir pada rumah yang kosong juga patut untuk diwaspadai

Nah, agar rumah selalu aman saat ditinggal mudik, berikut ini beberapa tips aman meninggalkan rumah saat mudik lebaran:

1. Menyalakan Lampu Teras dan Beberapa Bagian Rumah

Lampu teras yang tidak dinyalakan akan menyebabkan rumah terlihat gelap pada malam hari. Rumah yang terlihat gelap akan menandakan pemiliknya sedang tidak ada di rumah. Karena itu, Anda sebaiknya menyalakan lampu teras dan sebagian lampu di dalam ruangan agar membuat rumah terlihat seperti sedang ada yang menghuni.

Namun, jangan biarkan lampu Anda terus menyala sepanjang waktu. Lampu yang terus menyala pada siang hari juga menjadi pertanda bahwa pemilik rumah sedang bepergian dan tentunya cukup menguras listrik.

Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan lampu pintar yang bisa mendeteksi intensitas cahaya dan memiliki timer. Sehingga lampu akan padam pada pagi hingga sore hari. Namun, jika Anda tidak mempunyai lampu pintar, Anda dapat meminta pertolongan kepada tetangga untuk menyalakan dan mematikan lampu teras dan beberapa bagian rumah.

2. Pastikan Pintu dan Jendela Terkunci Rapat

Mengunci pintu dan jendela rumah merupakan hal terpenting yang wajib dilakukan oleh para pemudik. Sebelum meninggalkan rumah, selalu pastikan pintu dan jendela sudah tertutup dan terkunci rapat. Hal ini merupakan langkah dasar untuk menjaga rumah agar tetap aman selama ditinggal mudik. Ada baiknya Anda juga menambahkan gembok untuk membuat rumah lebih aman.

Sebaiknya, Anda juga membawa kunci rumah saat mudik. Jangan menyimpan kunci di tempat-tempat yang mudah diketahui orang, seperti di bawah rak sepatu, pot bunga, maupun keset.

3. Cabut Barang Elektronik dari Stop Kontak

Hal yang tidak kalah penting saat meninggalkan rumah karena mudik Lebaran yaitu dengan mencabut barang-barang elektronik dari stop kontak. Hal ini bertujuan untuk menghindari hubungan arus pendek listrik atau korsleting.

Di rumah biasanya terdapat beberapa perangkat elektronik seperti televisi, radio, lemari es, mesin cuci, dispenser, dan lain sebagainya. Sebelum pergi mudik, pastikan barang-barang elektronik tersebut sudah tidak menyala.

4. Tidak Meninggalkan Barang Berharga

Barang-barang berharga seperti perhiasan, uang tunai, sertifikat rumah, dan lain sebagainya sebaiknya tidak Anda tinggalkan di rumah. Anda bisa menitipkannya di safe deposit box di bank atau di kantor kepolisian. Jika mudik menggunakan kendaraan umum, bawa juga kunci kendaraan bermotor Anda beserta surat-suratnya.

5. Lapor Pengurus Perumahan, RT atau RW Setempat

Jangan lupa juga untuk melapor kepada petugas keamanan, satpam kompleks dan tetangga bahwa Anda akan pergi selama libur lebaran. Tinggalkan juga nomor ponsel yang aktif agar mereka dapat menghubungi Anda jika terjadi apa-apa atau hal penting yang terjadi.

6. Memasang Detektor di Pintu dan Jendela

Rumah yang kosong biasanya akan menarik perhatian para pencuri. Kebanyakan pencuri akan merangsek masuk ke dalam rumah dengan membobol jendela atau pintu.

Maka dari itu, jendela dan pintu bisa Anda pasang dengan detektor untuk mendeteksi pergerakkan di dekatnya. Detektor pintu dan jendela menggunakan sirkuit magnetik untuk mengirimkan peringatan ke smartphone Anda ketika pintu atau jendela dibuka secara paksa.

7. Lepas Regulator Gas

Agar rumah tetap aman saat ditinggal mudik lebaran, sebaiknya Anda juga melepas regulator tabung gas sebelum pergi. Selain itu, pastikan juga tabung gas dalam keadaan aman agar mencegah terjadinya kebocoran gas.

Jika ingin lebih aman lagi, Anda dapat mengosongkan gas di dalam tabung tersebut. Cara ini wajib dilakukan untuk menghindari terjadinya kebakaran akibat kebocoran tabung gas.

Pasang Alarm Kebakaran sebelum Mudik

8. Pastikan Token Listrik Sudah Terisi

Pastikan token listrik sudah terisi cukup hingga akhir masa mudik agar lampu penerangan di rumah seperti teras tetap menyala dan alarm token kwh meter tidak berbunyi. Jika token habis, maka akan terdengar bunyi peringatan yang cukup mengganggu kenyamanan tetangga.

9. Memasang Kamera Pengawas

Agar memperoleh keamanan yang maksimal saat rumah ditinggal mudik lebaran, Anda bisa memasang kamera pengawas di luar rumah. Pilih kamera pengawas yang terhubung ke aplikasi pada smartphone sehingga memungkinkan Anda untuk melihat kondisi rumah meskipun Anda sedang bepergian.

Posisi penempatan kamera pengawas juga harus tepat agar Anda bisa melihat semua titik masuk ke dalam rumah. Memasang kamera keamanan dengan ketinggian 2 sampai 3 meter akan membuat Anda mendapatkan sudut pengambilan gambar terbaik.

10. Kosongkan Penampung Air

Mengosongkan bak air, ember, maupun wadah penampungan air merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah adanya nyamuk dan saran penyakit. Akan lebih baik lagi jika Anda membalikkan posisi penampungan air tersebut agar tetap kering. Dengan melakukan hal itu, kesehatan rumah Anda akan tetap terjamin meskipun rumah Anda ditinggal mudik dalam waktu lama.

11. Bayar Listrik di Awal Bulan

Bagi pelanggan pascabayar, lebih baik membayar listrik di awal bulan. Tepatnya sebelum tanggal 20. Hal ini untuk menghindari adanya denda keterlambatan dan pemutusan listrik akibat keterlambatan pembayaran. Tentunya pemudik tidak ingin saat pulang ke rumah, listrik dalam keadaan mati.

12. Mematikan Keran Air

Membiarkan aliran air tetap menyala selama rumah ditinggalkan mudik lebaran dalam beberapa hari merupakan tindakan pemborosan. Mematikan saluran air bertujuan untuk memastikan keran tidak mengalir sehingga air tidak terbuang sia-sia. Selain menyebabkan pembengkakan tagihan air, air yang dibiarkan mengalir juga akan menyebabkan terjadinya genangan dan bisa menjadi sarang nyamuk.

13. Bersihkan Rumah

Sebelum pergi mudik lebaran, luangkan waktu terlebih dahulu untuk membersihkan rumah. Jika rumah ditinggalkan dalam keadaan kotor dalam waktu yang lama bisa menyebabkan munculnya hewan-hewan seperti tikus, kecoa, dan semut. Tentunya, Anda tidak ingin bertemu dengan hewan-hewan tersebut saat pulang ke rumah.

Jika ada rumput liar dan tanaman liar di bagian luar rumah, potonglah terlebih dahulu agar rumah ditinggal mudik lebaran tetap tampak rapi.

14. Titipkan Hewan Peliharaan

Jika Anda memiliki hewan peliharaan di rumah, Anda bisa membawa hewan tersebut di mobil atau jika Anda tidak ingin kesulitan, Anda bisa menitipkannya ke penitipan hewan. Hal ini tentu untuk memastikan hewan kesayangan Anda tetap terawat dan mendapatkan makanan yang cukup saat ditinggal mudik dalam waktu yang cukup lama.

Kondisi ini juga berlaku bagi Anda yang memiliki tanaman hias yang cukup banyak. Anda bisa meminta tolong kepada tetangga untuk menyiram tanaman selama Anda pergi mudik.

15. Memasang Alarm Kebakaran

Agar rumah Anda mendapatkan keamanan maksimal selama ditinggal mudik lebaran, Anda juga bisa memasang alarm kebakaran di rumah, seperti di area lorong dekat kamar tidur untuk mendeteksi adanya asap yang disebabkan oleh kebakaran. Alarm yang berdering bisa terdengar oleh tetangga, sehingga bahaya kebakaran bisa diantisipasi sedini mungkin.

Demikian informasi lengkap mengenai tips aman apa saja yang perlu Anda cek saat meninggalkan rumah pada mudik Lebaran. Semoga bermanfaat

https://www.cnbcindonesia.com/

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This field is required.

This field is required.